PELAKSANAAN PROGRAM TRIDHARMA PERGURUAN TINGGI

1) Menjalankan program dan alokasi sumber daya yang relevan dan selaras dengan rencana strategis dan peta jalan pengembangan yang telah disusun

ISQI menjalankan program pendidikan sesuai RIP 2024-2043 dan Renstra 2024-2029. Implementasi kurikulum OBE yang mengintegrasikan nilai pesantren dibuktikan dengan Kebijakan Pengembangan Kurikulum (SK Rektor No. 022/SK-ISQI/2024) dan Buku Pedoman Kurikulum ISQI 2024. Program peningkatan prestasi mahasiswa dilaksanakan melalui kegiatan Pembinaan Bakat dan Minat setiap semester di laboratorium kampus, melibatkan dosen pembina dan Unit Kegiatan Mahasiswa. Alokasi sumber daya untuk pendidikan dialokasikan dalam RKA TA 2025 (No. 007/RKA-ISQI/XII/2024) yang mencakup dana beasiswa, pengembangan LMS, dan pelatihan dosen. Program penelitian berjalan sesuai peta jalan yang dikoordinir LPP. Hibah Penelitian Internal tahun 2025 (SK LPP No. 021/LPP-HP/I/2025) dialokasikan untuk 15 proposal dosen, dengan mekanisme seleksi melibatkan reviewer eksternal dari UIN Sunan Kalijaga. Upgrading Publikasi dan Penelitian Dosen diselenggarakan pada Januari 2026 di Aula ISQI, diikuti 40 dosen, bertujuan meningkatkan publikasi internasional. Program PkM sesuai peta jalan LP2M. Praktik Pengabdian Masyarakat (PPM) melibatkan 130 mahasiswa pada Agustus-Oktober 2025 di 15 lokasi (DIY, Lampung, Banten), dengan pendampingan dosen tetap. Hibah PkM Internal (SK LP2M No. 007/LP2M-HPKM/IV/2025) mengalokasikan dana untuk 10 proposal dosen. Seluruh program selaras dengan target Renstra hlm. 15-18, antara lain target luaran penelitian terindeks 10% dan luaran PkM terindeks 10% pada 2025. RENOP ISQI 2024-2029 (Tabel 3.1 hlm. 10-23) merinci satuan ukur, unit koordinator, dan unit pelaksana setiap program.

2) Mengevaluasi efektivitas dan efisiensi pelaksanaan program untuk perbaikan

Evaluasi efektivitas program dilakukan melalui Audit Mutu Internal (AMI) 2025 pada 26-29 Agustus 2025 di seluruh unit kerja ISQI. Auditor memeriksa kesesuaian pelaksanaan program dengan standar mutu dan target renstra. Laporan AMI 2025 (28 Agustus 2025) mencatat temuan mayor (statuta belum disahkan) dan minor (jabfung dosen perlu ditingkatkan) serta temuan positif (semua prodi terakreditasi, tersedia hibah penelitian dan PkM). Evaluasi efisiensi diukur melalui Rapat Monitoring dan Evaluasi RKA setiap semester di Ruang Rapat Rektorat, menghadirkan bendahara, ketua lembaga, dan kaprodi, membandingkan realisasi anggaran dengan capaian output. Hasil evaluasi dibahas dalam Rapat Tinjauan Manajemen (RTM) pada 26 September 2024 (Laporan RTM STAISPA 2024) yang menghasilkan Rencana Tindak Lanjut (RTL) dengan target penyelesaian temuan: penyelesaian statuta (3 Desember 2025), penambahan lembaga baru di statuta (3 Desember 2025), peningkatan jabfung dosen (4 Desember 2025). Tindak lanjut RTL diintegrasikan ke dalam program kerja unit tahun berikutnya. Berdasarkan hasil AMI dan RTM, ISQI meningkatkan frekuensi pelatihan publikasi dari 1 kali menjadi 2 kali setahun, memperbaiki sistem pengusulan hibah dengan mekanisme online melalui Sistem Informasi Penelitian LPP (link website), dan menambah akses jurnal internasional melalui langganan kolektif SINTA. Survei kepuasan stakeholder (dosen, mahasiswa, mitra) dilaksanakan setiap semester oleh LPM menggunakan instrumen Kuesioner Kepuasan Layanan ISQI No. 004/KUE-ISQI/2025, hasilnya dianalisis untuk perbaikan layanan. Siklus PPEPP berjalan konsisten pada unit akademik dan non-akademik, dibuktikan dengan dokumen SPMI yang lengkap dan laporan evaluasi tahunan. Dengan mekanisme ini, efektivitas dan efisiensi program tridharma meningkat dari tahun ke tahun.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *