RENCANA STRATEGIS DAN PETA PENGEMBANGAN INSTITUSI
1) Ketersediaan rencana pengembangan jangka panjang (15-25 tahun) dan jangka menengah (4-5 tahun)
ISQI memiliki tiga jenjang dokumen perencanaan. Rencana jangka panjang 20 tahun tertuang dalam RIP ISQI 2024-2043 (SK Rektor No. 004/SKA/ISQI/XII/2024) yang memuat roadmap empat tahap masing-masing 5 tahun (Tahap I 2024-2028, II 2029-2033, III 2034-2038, IV 2039-2043) serta tonggak pencapaian (milestones) pada Bab VII (hlm. 23-37). Rencana jangka menengah 5 tahun adalah Renstra ISQI 2024-2029 (SK Rektor No. 005/SK.A/ISQI/XII/2024) yang menjabarkan arah kebijakan rektor sebagai penjabaran RIP. Ketiga dokumen perencanaan ini tersedia dan dapat diakses publik melalui (link website).
2) Indikator dan target yang selaras dengan diferensiasi misi, terukur, dan disusun melalui benchmarking
Seluruh indikator dalam RIP dan Renstra selaras dengan diferensiasi misi “memadukan keilmuan dan keislaman berbasis pesantren”. RIP ISQI 2024-2043 halaman 37 menetapkan target capaian tridharma terhadap diferensiasi misi secara bertahap: 85% (Tahap I), 88% (II), 90% (III), dan 92% (IV). Renstra ISQI 2024-2029 halaman 15-18 memuat indikator terukur lain, antara lain persentase dosen tetap dengan jabatan fungsional (target 100% pada 2029), rerata luaran penelitian terindeks Scopus/Sinta (10% pada 2025), dan persentase mahasiswa berprestasi nasional/internasional (10% pada 2029). Penyusunan target dilakukan melalui kegiatan benchmarking ke UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta pada Oktober 2023 (kunjungan LPM) dan partisipasi dalam forum APTIS, sebagaimana tercantum dalam siklus peningkatan SPMI (Laporan Benchmarking LPM ISQI No. 015/LPM-BM/III/2024). RIP Bab VIII hlm. 38-39 juga menguraikan analisis risiko berbasis benchmarking terhadap perguruan tinggi di Asia Tenggara. Hasil benchmarking digunakan untuk menetapkan target yang kompetitif namun realistis.
3) Perumusan strategi pencapaian yang sistematis dan komprehensif
Strategi pencapaian dirumuskan melalui Rapat Kerja Tahunan (Rakertah) pada 15-16 September 2024 di Ruang Aula ISQI, dihadiri unsur yayasan, senat institut, rektorat, LPM, LPP, LP2M, seluruh kaprodi, dan perwakilan tenaga kependidikan. Rakertah menghasilkan analisis SWOT (dokumen Matriks SWOT ISQI 2024 No. 023/SWOT-ISQI/IX/2024) dan perumusan strategi per bidang. Renstra ISQI 2024-2029 Bab IV (hlm. 14) merinci strategi bidang pendidikan, penelitian, dan PkM. Contoh strategi bidang pendidikan: peningkatan jenjang pendidikan dosen, pengembangan kurikulum OBE, pembukaan program pascasarjana S2, serta peningkatan kerjasama internasional. Contoh strategi bidang penelitian: peningkatan publikasi berbasis internasional, hibah penelitian internal, dan pembentukan research cluster. Setiap strategi dijabarkan ke dalam program kerja tahunan dengan indikator, penanggung jawab, dan jadwal dalam RENOP ISQI (Tabel 3.1 hlm. 10-23).
Cakupan pengembangan tridharma dan sumber daya pendukung
Rencana pengembangan mencakup tridharma secara eksplisit. bidang pendidikan diarahkan pada akreditasi unggul dan internasional serta kurikulum berbasis pesantren (RIP hlm. 25-30). bidang penelitian difokuskan pada riset keislaman dengan peta jalan yang dikoordinir LPP, target publikasi Scopus, dan hibah eksternal (RIP hlm. 33-34). bidang PkM diarahkan pada pemberdayaan masyarakat berbasis pesantren (RIP hlm. 35-36). Pengembangan sumber daya meliputi: SDM (Renstra hlm. 16 menargetkan 100% dosen memiliki jabatan fungsional pada 2029), sarana prasarana TIK (SK Rektor No. 022/SK-ISQI/III/2025), tata kelola dan penjaminan mutu melalui siklus PPEPP (dokumen SPMI), kerjasama dengan mitra nasional dan internasional (MoU dengan KGMMB Malaysia No. 055/MOU-ISQI/XII/2025), serta mahasiswa melalui program pembinaan prestasi dan beasiswa (Pedoman Kemahasiswaan ISQI No. 033/PDM-ISQI/II/2025).
Peninjauan berkala untuk mengakomodasi risiko dan perubahan
Peninjauan rencana pengembangan dilakukan secara berkala. Audit Mutu Internal (AMI) 2025 (Laporan AMI, 28 Agustus 2025) mengevaluasi kesesuaian pelaksanaan program dengan target renstra. Rapat Tinjauan Manajemen (RTM) pada 26 September 2024 (Laporan RTM STAISPA 2024) membahas hasil evaluasi dan menyusun rencana tindak lanjut. RIP Bab VIII hlm. 38-39 menyediakan Dokumen Analisis Risiko (No. 001/RISK-ISQI/2024) yang mengidentifikasi potensi risiko (penurunan jumlah mahasiswa baru, perubahan kebijakan pemerintah, kompetisi pendanaan). Mitigasi risiko dilakukan melalui diversifikasi promosi, peningkatan kerjasama internasional, dan pengembangan pembelajaran daring. Evaluasi Renstra dilakukan setiap akhir tahun (Renstra Bab V, hlm. 19) untuk menyesuaikan target dengan perkembangan internal (alih bentuk STAI menjadi ISQI) dan eksternal (perubahan kebijakan Dikti).

Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!