Pembekalan Calon Wisudawan/Wisudawati Fakultas Ushuluddin dan Dakwah ISQI Sunan Pandanaran

Yogyakarta – Mahasiswa yang telah menyelesaikan studi akhir dan sidang dari Fakultas Ushuluddin dan Dakwah Institut Studi Al-Qur’an dan Ilmu Keislaman (ISQI) Sunan Pandanaran telah mengikuti acara pembekalan calon wisudawan wisudawati Fakultas Ushuluddin dan Dakwah pada Kamis 24 September 2026 dengan tema THE REAL MOSLEM SIGMA LEADERS: Lead with Integrity, Grow with Knowledge, Impact the Society. Tema ini menekankan pentingnya membentuk lulusan yang memiliki integritas, berwawasan dan keterampilan kepemimpinan. Serta kepedulian dan kontribusi yang nyata bagi masyarakat. Acara ini menghadirkan tiga narasumber yang ahli dalam bidangnya yakni Ibu Dr. Zunly Nadia, M.A., M.Hum, Bapak Muhammadun, M.Si., dan Bapak Muhammad Fajar Bastian, S.Psi.,M.A. Dalam sesi tersebut, para calon wisudawan mendapatkan arahan persiapan menghadapi kehidupan setelah menyelesaikan pendidikan di bangku perkuliahan. Wisuda bukanlah akhir dari perjalanan pendidikan, melainkan awal dari transisi peran dari mahasiswa menjadi sarjana dan dari penerima manfaat menjadi pemberi manfaat untuk orang lain. Oleh karena itu, memiliki ijazah saja tidak cukup, para calon wisudawan juga harus bisa mengembangkan karakter, mampu berkompetensi dan beradaptasi dalam menjalani kehidupan baru yang akan dijalani setelah wisuda.

Sebagai landasan untuk menjadi sarjana yang dapat dipercaya dan diandalkan, para calon wisudawan harus mempunyai integritas, disiplin dan kemandirian. Integritas adalah keselarasan antara nilai, perkataan dan perbuatan yang dapat diwujudkan melalui kejujuran, tanggung jawab, konsistensi dan profesional. Selain itu, disiplin ditekankan dengan kemampuan untuk menghargai waktu, menyelesaikan tugas kerja sesuai prosedur, dan bekerja efektif tanpa harus merasa diawasi. Dan para calon wisudawan dituntut untuk bisa menunjukkan inisiatif dan kemandirian dalam bertanggung jawab atas keputusan yang akan mereka ambil.

Dalam pembakalan ini juga membahas pentingnya jiwa kepemimpinan dan strategi komunikasi. Bahwa kesuksesan tidak hanya ditentukan dari prestasi akademik atau selembar ijazah saja. Tetapi juga ditentukan oleh keterampilan komunikasi dan kepemimpinan. Komunikasi yang dimaksud adalah mampu menyampaikan pesan secara jelas, sesuai kebutuhan, mampu memahami audiens dan mendengarkan secara aktif. Keterampilan dalam memanfaatkan media digital juga ditekankan  sebagai aspek penting untuk dikembangkan. Selain itu, calon wisudawan juga dibekali pentingnya kepedulian sosial dan kontribusi nyata bagi masyarakat. The Real Moslem Sigma Leader tidak hanya berorientasi pada kesuksesan pribadi, peduli terhadap sesama, mempunyai pengetahuan dan keahlian. Tetapi juga mampu memberikan dampak dan memberdayakan masyarakat.

Ijazah bukan jaminan karir. Tetapi kompetensi, karakter, kemampuan beradaptasi, dan kedisiplinanlah yang menjadi bekal penting bagi calon wisudawan dalam menjalani kehidupan selanjutnya. Secara keseluruhan kegiatan ini memberikan bekal dan motivasi agar calon wisudawan mampu menerapkan nilai integritas, disiplin, kemandirian, kepemimpinan, komunikasi, keilmuan dan kepedulian sosial. Sehingga tidak hanya menjadi lulusan yang bergelar dan mempunyai selembar ijazah. Tetapi juga mampu memberikan manfaat dan kontribusi yang nyata bagi masyarakat dengan memulai sesuatu hal yang kecil terlebih dahulu. Dimulai dari lingkungan keluarga, teman maupun lingkungan terdekat lainnya.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *