Dosen ISQI Sunan Pandanaran Terlibat dalam Telaah Buku Barang Bukti Terorisme oleh BNPT-Kemenag
Akademisi Institut Studi Qur’an dan Ilmun Keislaman (ISQI) Sunan Pandanaran, Dr. Toni Pransiska, dipercaya menjadi salah satu penelaah buku yang menjadi barang bukti tindak pidana terorisme dalam kegiatan Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Analisis Barang Bukti Buku Tindak Pidana Terorisme yang diselenggarakan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) di Cityloog Hotel Tebet, Jakarta, Jumat (9/10/2026).
Rakernis tersebut melibatkan 55 penelaah dan peneliti kajian Intoleransi, Radikalisme, Ekstremisme, dan Terorisme (IRET) dari berbagai wilayah di Indonesia, mulai dari Pekanbaru, Jakarta, Bandung, Yogyakarta, hingga Makassar. Para peserta ditugaskan menelaah 220 judul buku untuk mengidentifikasi muatan pemikiran dan narasi yang relevan dengan upaya pencegahan ekstremisme berbasis kekerasan.
Dalam pembukaan kegiatan, perwakilan panitia, Rahmat Sori Simbolon, S.H., M.H., menekankan bahwa penanganan terorisme tidak cukup hanya berfokus pada tindakan kekerasan, tetapi juga perlu menyentuh pemikiran yang melatarbelakanginya. Karena itu, buku-buku yang menjadi barang bukti perlu dikaji secara mendalam agar kandungannya dapat dipahami secara kontekstual dan hasilnya dimanfaatkan untuk kepentingan pencegahan.
Penelaahan tersebut diharapkan menghasilkan bahan yang dapat mendukung penyusunan kontra-narasi, membantu kerja aparat penegak hukum, serta memperkuat program deradikalisasi. Pendekatan ini menempatkan kajian literatur sebagai bagian penting dalam memahami penyebaran gagasan yang berpotensi mendorong ekstremisme berbasis kekerasan.
Kegiatan ini turut menghadirkan Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Prof. J.M. Muslimin; mitra deradikalisasi, Abdul Haris; serta Kasubdit Kepustakaan Islam Kementerian Agama RI, Dedi Slamet Riyadi, sebagai narasumber.
Hasil penelaahan buku ini diharapkan dapat mengubah barang bukti menjadi sumber pengetahuan yang berguna bagi penguatan literasi keagamaan, pengembangan kontra-narasi, dan pemeliharaan kehidupan masyarakat yang damai.






Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!