Empat Mahasiswa ISQI Sunan Pandanaran Torehkan Prestasi di Tingkat Provinsi Hingga Internasional
Yogyakarta — Mahasiswa Institut Studi Al-Qur’an dan Ilmu Keislaman (ISQI) Sunan Pandanaran kembali menorehkan prestasi membanggakan di bidang bahasa Arab dan Al-Qur’an. Empat mahasiswa ISQI berhasil meraih penghargaan dalam berbagai kompetisi tingkat internasional dan Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Capaian ini menjadi bukti semangat mahasiswa dalam mengembangkan potensi diri, memperdalam keilmuan, serta menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an.
Prestasi di tingkat internasional diraih oleh Ira Agniya, mahasiswi semester 3 Program Studi Pendidikan Bahasa Arab (PBA), yang berhasil memperoleh Juara 3 cabang Khitobah kategori Mahasiswa tingkat internasional dalam ajang SUKA Arabic Fest IX. Kompetisi yang diselenggarakan oleh UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta tersebut berlangsung pada 23 Juli hingga 17 Agustus 2026.
Keberhasilan Ira menunjukkan kemampuan mahasiswa ISQI dalam mengembangkan keterampilan berbahasa Arab, khususnya dalam bidang pidato atau khitobah. Cabang ini tidak hanya menuntut penguasaan bahasa, tetapi juga kemampuan menyampaikan pesan secara tepat, penguasaan materi, serta kepercayaan diri saat berbicara di hadapan audiens.
Sementara itu, tiga mahasiswa ISQI lainnya menorehkan prestasi dalam ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) yang diselenggarakan oleh NU JHQ NU Yogyakarta pada 11 Oktober 2026.
Fahmy Azka Adzkiya, mahasiswa Program Studi Ilmu Tasawuf angkatan 2024, berhasil meraih Juara 1 cabang Tilawah Putra Mahasiswa. Prestasi tertinggi di cabang ini menunjukkan kemampuan dalam melantunkan ayat-ayat suci Al-Qur’an dengan memperhatikan ketepatan tajwid, keindahan suara, dan penguasaan lagu tilawah.
Prestasi berikutnya diraih oleh Tazkiyatun Nafsah Zahro, mahasiswi Program Studi Ilmu Tasawuf angkatan 2025, yang memperoleh Juara 2 cabang Hifdzil Qur’an Putri 15 Juz. Pencapaian ini menjadi wujud kesungguhan dalam menjaga hafalan Al-Qur’an sekaligus mengembangkan kemampuan melalui kompetisi keagamaan.
Adapun Muhamad Nur Alfian, mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Arab angkatan 2025, berhasil meraih Juara 3 Musabaqah Hifzhil Qur’an (MHQ) 15 Juz tingkat Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Prestasi tersebut menunjukkan bahwa semangat menuntut ilmu di perguruan tinggi dapat berjalan beriringan dengan komitmen menjaga hafalan, ketepatan bacaan, dan kecintaan terhadap Al-Qur’an.
Keempat capaian tersebut memperlihatkan beragam potensi mahasiswa ISQI Sunan Pandanaran, mulai dari keterampilan berbahasa Arab hingga kemampuan tilawah dan hafalan Al-Qur’an. Prestasi ini sekaligus menjadi gambaran bahwa pengembangan kompetensi akademik dan penguatan nilai-nilai keislaman dapat berjalan beriringan.
Sebagai perguruan tinggi yang berada di lingkungan pesantren, ISQI Sunan Pandanaran memiliki keterkaitan erat antara pengembangan ilmu pengetahuan, pembentukan karakter, dan penguatan tradisi keilmuan Islam. Lingkungan pesantren menjadi bagian penting dalam menumbuhkan semangat belajar, kedisiplinan, serta kecintaan terhadap Al-Qur’an. Prestasi yang diraih para mahasiswa ini menjadi salah satu wujud nyata dari semangat tersebut.
Capaian di bidang bahasa Arab dan Al-Qur’an ini juga menegaskan pentingnya memberikan ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan potensi dan menunjukkan kemampuan di berbagai ajang kompetisi. Keberhasilan mereka diharapkan tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi dan program studi, tetapi juga membawa nama baik almamater di tingkat yang lebih luas.
ISQI Sunan Pandanaran berharap prestasi Ira Agniya, Fahmy Azka Adzkiya, Tazkiyatun Nafsah Zahro, dan Muhamad Nur Alfian dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus belajar, berlatih, menjaga hafalan, mengembangkan keterampilan, serta berani berkompetisi. Dengan semangat keilmuan dan nilai-nilai kepesantrenan, mahasiswa diharapkan mampu tumbuh menjadi generasi yang berilmu, berakhlak, dan berprestasi, sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat.







Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!